Senin, 24 Februari 2020

Pengaruh Game Di Dunia Pendidikan


Game dan dunia pendidikan

Akhir-akhir ini dunia nasional bahkan internasional di ramaikan dengan maraknya game-game yang merebak tidak hanya kalangan anak-anak , akan tetapi semua usia dari anak-anak, remaja, orang dewasa , laki-laki bahkan kaum perempuan pun tak kalah andil dalam meramaikan dunia pergamean ini. Game adalah sarana hiburan yang diciptakan bertujuan untuk menghibur di kala bosan datang , bahkan salah satu terapi dalam menyelesaikan problematika disaat orang terkena maslah. Namun juga di samping manfaat yang tercipta dengan ada nya game ini, ada juga dampak negative dari game yang diciptakan di era melenium ini.
Karena pada pemahamannya yang sering di pahami oleh orang tua dan guru game dan dunia pendidikan dua hal yang berbeda. Padahal kita lihat di zaman sekarang tak jarang anak-anak yang ahli dalam game juga memiliki prestasi di sekolahnya, walaupun pendapat ini masih menjadi perdebatan di khalayak ramai terutama guru dan orangtua.
Lantas Pertanyaan nya adalah apakah bisa digabungkan antara game dengan dunia pendidikan???
Sebelumnya mari kita pahami makna dari game dan dunia pendidikan agar tidak salah dalam menilai dan memberikan kepada anak. Di kutip dari salah satu makalah tentang game ,bahwa  Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik, merupakan sebuah hiburan berbentuk multimedia yang di buat semenarik mungkin agar pemain bisa mendapatkan sesuatu sehingga adanya kepuasaan batin.”  Baik mari kita uraikan sedikit kutipan tersebut ,jadi game adalah sebuah permaian elektronik yang ada pada zaman ini yang mana di ciptakannya game bertujuan untuk mendapatkan kepuasan batin . Lalu sebelum kita lebih jauh mari kita pahami makna dunia pendidikan , dikutip dari Wikipedia bahwa ,” Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuanketerampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.”
Dari penjelasan di atas bisa di pahami bahwa game dan pendidikan pada dasarnya memiliki makna yang berbeda . Namun pada zaman sekarang ada pakar-pakar pendidikan yang cepat dalam mengambil langkah nya agar anak-anak didiknya tidak hanya focus pada game dan melupakan pendidikannya . Maka dari itu di ciptakan lah game-game education yang bertujuan untuk menyeimbangkan antara hobby anak bermain game dengan pendidikan yang dia butuhkan, banyak game yang diciptakan dari tingkat game untuk anak SD,SM,SMA pun sekarang bisa dengan mudah kita temui dan bisa kita download sebagai benteng untuk anak-anak kita dari game-game yang dapat merusak dunia pendidikan nya.
Selain game-game yang di buat sebagai education, ada game yang kehadirannya membawa dampak buruk dan game ini tak hanya menyerang kalangan anak-anak didik melainkan semua kalangan usia ,baik remaja samapai usia dewasa sehingga banyak yang lupa waktu ketika bermain game, tugas terbengkalai,banyak permusuhan bahkan saling bunuh karena kalah dari sebuah game. Disni lah peran orangtua yang harus lebih aktif dalam mengawasi putra putri nya dalam mengkonsumi game yang tak seharusnya di mainkan oleh anak-anak yang belum waktunya bermain .


English II Pertemuan Ke-2


English II
Dosen : Ida Maulida M.Pdi
Speekings
  1. How do you use IT ? Think about work , study  and fun.
  2. What device do you use ? laptop , hp
  3. What software do you use ?
Language : expression frequency
Adverb of Frequency
                ( usually, sometimes, hardly, every, etc. )
·         Futaciba
·         IBGroup
·         Digital world
Language present simple question
·         Do ( I, you, the, we )
·         Does ( she,he,it )q

UNIVERSITAS SUBANG 
2020